CARA KE JAKARTA-DEPOK-BOGOR DARI KAWASAN INDUSTRI SERANG, BANTEN.

 It was my first experience, actually!

Hai, ini kali pertamanya aku merantau setelah 1 tahun lebih bekerja di wilayah yang tak jauh dari rumah alias bisa PP-lah ya. Belum genap satu bulan aku bekerja di perusahaan yang baru ini. Aku datang ke kota perantauan diantar oleh bapak, saudara dan budhe dari Depok naik mobil lewat tol. Jadi, yang aku ketahui sampai ke sini ya lewat tol aja, alias belum tahu akses dengan transportasi dan jalur lain. 

Tepatnya, 1 Maret 2022 yang lalu adalah hari pertama aku kerja di PT.NG. (Note: sedang tidak iklan). It's awesome company! By the way, aku tidak membawa motor di sini jadi pastinya kemana-mana aku jalan kaki atau naik angkot atau bisa juga naik ojol. Disini termasuk rada ribet masalah transportasi ya karena ke stasiun untuk naik KRL juga jauh, ke terminal juga jauh, bandara paling dekat ya Bandara Soekarno Hatta. Karena rasa penasaranku yang begitu tinggi, walau baru jalan dua minggu aku bekerja, itu tidak membuatku takut untuk mencoba mencari akses transportasi untuk sampai ke Depok (balik ke rumah saudara). Okay, here we go!

Dari tempatku bekerja, aku naik ojek pengkolan turun ke Tol Gorda dengan tarif pada umumnya Rp3.000,00 (Tapi aku kasih Rp5.000,00 sih karena ga tega minta kembalian wk). Eits, bukan seperti yang dibayangkan ya, aku turun di belakang pembatas tol. Karena aku harus menyeberang sendiri melompati pembatas pinggir tol itu dan menyeberang untuk ganti jalur arah ke Jakarta. Waktu itu aku ditemani Mbak Ayuk, teman kerja sekaligus tetangga mes di Nikomas. 

Sampai Tol Gorda, ada bis yang ke arah Kebon Jeruk (namanya lupa). Tarif ke Kebon Jeruk hanya Rp15.000,00. Nah, sampai di Kebon Jeruk inilah aku dan Mbak Ayuk berpisah karena beda tujuan. Setelah turun di Kebon Jeruk, aku naik ojol ke Stasiun Taman Kota, Jakarta Barat. Jangan lupa kalau di Jakarta harus punya e-money yah karena segala transportasi umum di sana sudah banyak yang cashless. Tarif ojol sampai ke Stasiun Taman Kota dari Kebon Jeruk sebesar Rp15.000,00. 

Karena tujuannya di rumah saudara yang ada di Depok, maka pemberhentianku harus di Stasiun Depok Baru (Tergantung tujuan kalian ya). Naik kereta dari Stasiun Taman Kota sampai ke Stasiun Duri (Transit). Tarif aku tidak begitu ingat karena menggunakan e-money. Setelah berhenti di Stasiun Duri, selanjutnya menunggu keberangkatan kereta lagi yang tujuannya Stasiun Depok atau tujuan akhirnya Stasiun Bogor. Jadi, jika kalian mau ke Bogor, bisa naik kereta dari Duri. Perlu diingat, kereta dari Duri ada yang hanya sampai Depok dan ada yang langsung Bogor. Jika kalian mendapatkereta yang berhenti di Stasiun Depok, maka nanti kalian harus transit dulu di Stasiun Depok dan melanjutkan perjalanan kereta yang bertujuan ke Stasiun Bogor.

Setelah sampai Stasiun Depok Baru, aku memesan ojol lagi untuk sampai ke rumah saudaraku yang tarifnya waktu itu hanya Rp6.000,00 (karena ga jauh ya, bund..). Nah, untuk alternatif selain kereta, kalian bisa berangkat dari Terminal Pakupatan, Serang ke Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Mungkin ini menjadi alternatif bagi yang tidak suka ribet. Untuk tarifnya tergantung jenis bis, yah. 

Nah, sekian dari perjalanan singkat dan nekatku semoga bisa membantu bagi yang masih bingung mencari alternatif transportasi. Karena aku pun sampai browsing-browsing dan yang ku temui hanya iklan. Sediiihhh.

Well, I give You conclusions:

From Pasar Tambak to Jakarta by Bus:

Terminal Pakupatan - Terminal Kampung Rambutan (Jakarta Timur) & Terminal Kebon Jeruk (Jakarta Barat)

 From Pasar Tambak to Jakarta by Train:

Tol Garda - Terminal Kebon Jeruk - Stasiun Taman Kota - Stasiun Duri - Stasiun Depok 

From Jakarta to Pasar Tambak:

Ya tinggal dibalik aja, shayy.. 


Untuk angkutan umum/angkot ada kodenya ya yang menjelaskan tempat terakhir tujuan. Depok - Kampung Rambutan memakai angkot kode KWK T 19 atau bisa juga 112. 


Sekian dulu ya, jika ada cerita lain akan ku update di sini. See You 💓

 

Comments

Popular Posts